Kisah se Orang Batak

 

onan-rungguWaktu saya kecil, saya pernah mendengar bunyi lawakan kalau tidak salah dari cassette Warkop milik Namboru (tante) di San Fransisco,CA. Berhubung waktu kecil saya dibesarkan di lingkungan yang berbahasa Inggris dan Hispanic di California, kemampuan Bahasa Indonesia apalagi bahasa Batak sangat minim. Untuk mengerti saja susah, apalagi untuk mengenal tikungan-tikungan bahasa dan kosa kata yang dapat mengakibatkan tawa akibat lawakan.

Baca lebih lanjut

Iklan

Pomparansirajasonang di USMC US

Wisuda HH. SamosirSaya baru saja membuka dan membolak balik album kenangan lama. Pandangan saya tertumbuk pada seorang Marinir yang masih muda dan energetik. Kelihatannya masih sangat fresh dan penuh vibrant dalam melihat tantangan yang akan datang. Setidaknya bermodalkan percaya diri dan simplisitas dalam memandang semua liku liku hidup. Seperti layaknya kaum muda, yang tidak begitu perduli dalam ditail setiap tingkah laku terhadap sekelilingnya. Yang sangat membutuhkan luasnya “room to make mistake”.

Baca lebih lanjut

Tuanku Rao3

Buku: Tuanku Rao, Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak

Ditarik dari Peredaran Tahun 1964, Sempat Dihargai Rp1,5 Juta

Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap sisi gelap Gerakan Padri ini kembali diterbitkan.

Baca lebih lanjut

Tuanku Rao1

Buku: Tuanku Rao, Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak

Tuanku Rao, Lahir di Luar Nikah & Sempat Dibuang ke Danau Toba

Pertanyaan selanjutnya, siapakah Tuanku Rao alias Pongkinangolngolan Sinambela? MO Parlindungan Siregar, dalam bukunya mengisahkan, Tuanku Rao adalah keponakan Singamangaraja X. Ia lahir di luar nikah. Kemudian, karena 3 orang Datu (tokoh spiritual) meramalkan bahwa Pongkinangolngolan suatu hari akan membunuh pamannya, Singamangaraja X, maka Pongkinangolngolan harus dibunuh.

Baca lebih lanjut

Tuanku Rao2

Buku: Tuanku Rao, Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak

Demi Balas Dendam, Klan Siregar Ikut Pasukan Paderi Menyerang Bakkara

Penyerbuan pasukan Paderi ke Tanah Batak dimulai pada 1 Ramadhan 1231 H (tahun 1816 M). Dimulai dengan penyerbuan terhadap benteng Muarasipongi yang dipertahankan oleh Marga Lubis. Sebanyak 5.000 orang dari pasukan berkuda ditambah 6.000 infanteri meluluhlantakkan benteng Muarasipongi, dan seluruh penduduknya dibantai tanpa menyisakan seorang pun.

Baca lebih lanjut